Sabtu pagi (9/5) telah diselenggarakan syukuran Peresmian Rumah Sampah & Monitoring Program oleh Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) untuk teman-teman Eco Piece Bumi Cendekia. Acara ini dibuka oleh Iqbal Ahnaf, P.Hd selaku ketua yayasan yang juga didampingi oleh Nyai Rindang Fariha selaku pengurus yayasan.
Acara pagi ini mendatangkan Bapak Imam Wibowo dan Ibu Sheila Syafira dari CCEP (Coca-Cola Europacific Partners) Indonesia, serta Bapak Nurul Huda dari perwakilan tim P3M. Dalam paparannya saat sambutan, beliau mengucapkan selamat atas Peresmian Rumah Sampah baru Pesantren Bumi Cendekia. Tak luput, beliau memberikan beberapa motivasi serta saran untuk mengelolah sampah-sampah yang telah dirumahkan menjadi sebuah karya yang dapat dikelola menjadi sebuah usaha nantinya.


Setelah acara sambutan, kemudian acara selanjutnya mereka melakukan pemotongan pita di depan Rumah Sampah Bumi Cendekia. Nyai Rindang Fariha menghaturkan, “Alhamdulillah, semoga bisa konsisten”. Selanjutnya, mereka melakukan tour di sekitar Rumah Sampah. Tak luput mencoba mesin penghancur tutup botol. “Kini kita juga sudah mempunyai mesin penghancur tutup botol, ini yang tidak ada di pesantren lainnya,” tutur Iqbal Ahnaf, P.Hd selaku ketua Yayasan Bumi Aswaja.


Dalam kesempatan itu, Pak Imam selaku perwakilan CCEP memberi motivasi kepada teman-teman Eco Piece Bumi Cendekia, untuk membuat kerajinan dari serpihan tutup botol yang telah hancur. “Seperti di Bali tuh, ada kerajinan dari serpihan tutup botol yang dibuat seperti lukisan abstrak," tutur Pak Imam Wibowo."
Selanjutnya, teman-teman Eco Piece Bumi Cendekia melakukan wawancara dengan perwakilan Pengasuh Pondok Panitia Pusat Pesantren terkait kegiatan Eco Piece yang sudah berjalan selama ini (Monitoring Program). Dalam kesempatan itu, Aurel, salah satu inisiator Eco Piece Bumi Cendekia, menuturkan bahwa Eco Piece ini diinisiasi atas keinginannya agar teman-teman santri tak hanya membuang sampah melainkan juga mengenal dampak setelah membuang sampah. “Selama ini kan, teman-teman hanya buang saja. Tapi gak tahu dampaknya. Jadi, saya ingin teman-teman mulai sadar dan mengenal dampaknya juga," tutur Aurel.
Di lain acara, juga ada sesi ramah tamah dengan tim CCEP yang didampingi Iqbal Ahnaf, P.Hd dan Nyai Rindang Fariha di Joglo Makam Imam Aziz. Serangkaian acara telah berjalan lancar, semoga dengan adanya Rumah Sampah ini dapat memberi peningkatan kualitas yang lebih baik untuk Pesantren Bumi Cendekia.